Beberapa hari yang lalu blog ini mulai saya isi dengan beberapa postingan, meskipun dengan tulisan yang sekedar menulis saja. Saat itu status Blog ini sedang ditawan mbah google di dalam sandbox. Mungkin kerena semenjak blog ini di buat cuma di isi oleh kontent asal comot makanya kena tawan google.
Kalau kemudian beberapa hari ini jadi rajin menulis di blog ini tidak lain karena sedang berusaha memikat hati mbah google supaya mau mengeluarkan blog ini dari penjara sandbox an dan segera mengindex halaman-halaman yang ada di blog ini. continue reading…
Beberapa bulan yang lalu saya mengenal seoparking, yaitu tempat di mana kita bisa memarkir domain kita dan secara otomatis mereka akan mengisi blog yang kita parking dengan artikel yang ada dalam database mereka. Tentu saja kitapun bisa membuat artikel sendiri untuk domain yang kita parkir. Hampir seperti blog biasa pada umumnya.
Di sini saya akan coba menuliskan pengalaman yang saya dapat selama menggunakan seoparking untuk memarkir domain saya.
Pada mulanya saya merasa tertarik menggunakan seoparking karena mereka menyediakan banyak variasi IP untuk banyak domain yang kita parkir. Hal inilah yang mendorong saya untuk mencobanya, saya fikir variasi IP tersebut akan bagus untuk proses link building blog utama saya. Kebetulan saat itu saya ada sekitar 100 domain .cn yang dibeli murah. continue reading…
Belakangan ini kita seringkali di sajikan tentang berita penculikan remaja abg ataupun pergi dan menghilangnya seorang remaja setelah bertemu seseorang yang ditemuinya melalui situs jejaring sosial facebook.
Maraknya pemberitaan seputar kasus penculikan dengan menggunakan situs jejaring sosial sebagai media untuk mencari dan menjerat calon korbannya sedikit banyak telah memunculkan kekhawatiran orang tua terhadap anaknya yang menghabiskan waktunya di dunia maya.
Apa yang harus dilakukan orang tua untuk mengatisipasi kejadian serupanmenimpa anak-anaknya? Orangtua yang ketakutan bisa saja melakukan pelarangan kepada anak-anaknya untuk membuka situs Jejaring Internet atau melarang anak-anaknya mengakses Internet. continue reading…